BPJS Kesehatan dan Urgensi Keadilan Sosial dalam Perspektif Seneca



Oleh: dr. Friedrich M Rumintjap, Sp.OG(K), FISQua, FIHFAA, FRSPH (Ketum LAFKI). 

Dalam sejarah filsafat, Seneca, salah satu filsuf Stoik terbesar, pernah berkata, "Keadilan adalah kebajikan yang memberikan kepada setiap orang apa yang menjadi haknya." Ini adalah pandangan yang menekankan pentingnya pemberian hak kepada setiap individu sesuai dengan apa yang seharusnya ia terima. Latar belakang pemikiran Seneca ini sejalan dengan isu yang sedang dihadapi oleh Indonesia, khususnya terkait sistem iuran BPJS Kesehatan yang diterapkan.

Indonesia, dengan populasi yang begitu besar, memang membutuhkan sistem jaminan kesehatan yang efisien. Namun, tantangan utamanya bukan hanya pada efisiensi, tetapi juga pada aspek keadilan. BPJS Kesehatan saat ini menerapkan sistem iuran yang seragam di seluruh wilayah, tanpa mempertimbangkan variabel penting seperti UMR dan kualitas pelayanan rumah sakit. Ini menjadi problematik, karena bagaimana mungkin seseorang di kota kecil dengan UMR yang rendah harus membayar iuran yang sama dengan seseorang di kota besar dengan UMR yang jauh lebih tinggi?

Dengan merujuk pada pemikiran Seneca, kita dituntut untuk merefleksikan kembali apa yang menjadi hak setiap warga negara dalam sistem jaminan kesehatan ini. Adalah tidak adil bila seorang warga di kota kecil, yang mungkin memiliki pendapatan yang lebih rendah, harus membayar iuran dengan besaran yang sama dengan warga kota besar yang memiliki pendapatan lebih. Demikian juga, sangat tidak sejalan dengan prinsip keadilan bila kualitas pelayanan yang diterima oleh warga kota kecil tidak sebanding dengan iuran yang mereka bayar.

Seneca, dengan pemikirannya, mengajarkan kita bahwa keadilan bukan hanya sekedar konsep abstrak, tetapi harus diwujudkan dalam kebijakan yang konkret. Sistem jaminan kesehatan adalah salah satu instrumen negara untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh warganya. Oleh karena itu, urgensi penyesuaian iuran BPJS Kesehatan berdasarkan UMR dan kualitas pelayanan menjadi suatu kebutuhan yang harus segera direspon oleh pemerintah.

Mengadopsi perspektif Seneca, kita diajak untuk tidak hanya memikirkan efisiensi, tetapi juga keadilan. Setiap warga negara harus mendapatkan apa yang menjadi haknya, dan dalam konteks BPJS Kesehatan, ini berarti iuran yang adil serta pelayanan kesehatan yang berkualitas. Sebagai sebuah negara, Indonesia harus memastikan bahwa setiap kebijakannya mencerminkan prinsip keadilan, seperti yang diajarkan oleh Seneca.

Belum ada Komentar untuk "BPJS Kesehatan dan Urgensi Keadilan Sosial dalam Perspektif Seneca"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel